Cosplay, Fenomena Unik yang menjadi point penting dalam acara festival budaya.

Apa itu Cosplay?

CLOUTPEDIA – Mungkin diantara kamu ada yang masih asing dengan kata cosplay, atau mungkin sebagian lagi sudah sangat familiar dengan cosplay. Berbicara mengenai pengertian, cosplay diambil dari gabungan antara kata costume dan play, yang artinya secara harfiah adalah permainan kostum secara umum. Dimana para cosplayer, yaitu orang yang melakukan cosplay ini, berpenampilan selayaknya karakter tertentu. Baik kostum, make-up maupun karakter.

Asal mula Cosplay

Banyak yang mengira bahwa cosplay berasal dari negri sakura, Jepang. Tetapi sebenarnya cosplay di jepang juga merupakan pengaruh dari masuknya budaya barat. Berawal dari tahun 1960-an, Orang-orang Amerika Serikat sering mengadakan acara yang disebut masquerade party atau pesta topeng seperti ketika merayakan haloween dan paskah. Kemudian para penggemar cerita dan film science fiction juga sering mengadakan sebuah konvensi science fiction di mana para peserta konvensi mengenakan kostum atau berdandan ala karakter-karakter yang ada dalam film.

Cosplay masuk ke Jepang pada tahun 1970-an. Tahun 1978 tepatnya, diadakan konvensi science fiction yang pertama di Jepang dalam bentuk pagelaran busana di kota Ashinoko, Kanagawa. Bertajuk  pesta topeng konvensi science fiction Nihon SF Taikai ke-17. Pada saat itu, Yasuhiko Takeda, direktur perusahaan animasi Gainax datang mengenakan kostum tokoh Star Wars. Lalu, Mari Kotani, seorang kritikus science fiction datang dengan mengenakan kostum salah satu karakter A Fighting of Mars hasil karya Edgar Rice Burroughs.source: futurelearn.com “interview with Mari Kotani the Japanese cosplay pioneer”

Dari Mari Kotani lah kesalah-pahaman berawal, para peserta yang hadir dalam konvensi itu menyangka bahwa Ia mengenakan kostum dari tokoh manga Triton of The Sea karya Osamu Tezuka. Sejak saat itu media media jepang meuliskan bahwa kostum Triton of the Sea merupakan cosplay pertama di Jepang. Sayangnya, Mari Kotani sendiri saat itu tidak berusaha keras untuk menjelaskan.

Sejak Nihon SF Taikai ke-19 tahun 1980 kontes cosplay akhirnya dijadikan acara tetap dalam konvensi-konvensi science fiction di Jepang. Para peserta mngenakan kostum Superman, Astro Boy, dan lain-lain.

Pada tahun 1985, cosplay mulai menjadi hobi yang semakin meluas di kalangan masyarakat Jepang. Pada tahun 1986, cosplay mulai dilakukan secara berkelompok, dan sejak saat itu mulai bermunculan fotografer-fotografer amatir yang mengabadikan kegiatan cosplay tersebut.

Cosplay di Indonesia sendiri terbilang cukup terlambat masuk. Pada awalnya cosplay belum dikenal di indonesia meskipun anime dan manga sudah lebih dulu masuk ke Indonesia pada tahun 1980/1990-an. Cosplay mulai diminati sejak Universitas Indonesia mengadakan sebuah acara festival budaya bertajuk Gelar Jepang UI yang mengadakan cosplay. Pada saat itu peminat cosplay mulai ada, tetapi masih sangat sedikit.

Kemudian sejak gaya fashion Harajuku mulai populer di Indonesia, mendorong anak muda di indonesia untuk berdandan ala cosplay dan mulai memiliki komunitas di berbagai daerah.

Pada saat ini cosplay sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari setiap acara festival budaya, terutama budaya jepang di Indonesia. Tercatat beberapa event berbasis festival budaya Jepang yang cukup besar dan popular diantaranya, Bunkasai yauitu acara yang biasanya diadakan oleh sekolah-sekolah dan UniversitasLalu ada Anime Festival Asia (AFA) Indonesia. Ennichisai, CLAS:H, Jakarta Comic Con,   Daisuki Japan yang berbasis di kota Malang, dan beberapa rentetan acara lainnya.

Para cosplayer tidak hanya menjadi populer di circle lokal, bahkan banyak juga yang mengukir prestasi internasional sebagai pro internasional cosplayer atau bahkan pro international cosplay maker.

Mengapa banyak orang yang hobi cosplay?

  • Menyalurkan H
  • Meningkatkan kreatifitas.
  • Menambah teman.
  • Mengasah skill acting.
  • Menambah penghasilan.

(redaksi: situs judi slot terbaik dan terpercaya no. 1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *